Semarang — Suasana khidmat dan penuh penghormatan menyelimuti Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada acara penganugerahan 75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Harian Suara Merdeka, media terkemuka yang telah lama berkiprah dalam dunia jurnalistik dan kebudayaan di Jawa Tengah.
Salah satu tokoh yang memperoleh penghargaan bergengsi ini adalah Prof. Dr. KH. Masruchan Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang, seorang ulama sekaligus akademisi yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat selama lebih dari tiga dekade.
Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi beliau dalam membina umat, memajukan pendidikan pesantren, serta mengembangkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui pendekatan kelembutan (pamomong), keteladanan, dan intelektualitas.
Acara ini sekaligus menjadi momentum peluncuran buku berjudul “75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah” yang memuat biografi singkat dan kiprah para tokoh terpilih dari berbagai bidang, mulai dari agama, pendidikan, budaya, hingga pemerintahan.
Dalam acara tersebut, Prof. Dr. KH. Masruchan Bisri berhalangan hadir secara langsung dan diwakili oleh Gus Muhammad Rikza Saputro, S.Pd., M.Pd., M.M., yang menerima penghargaan dan turut menyampaikan apresiasi serta harapan atas penghargaan ini.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi Prof. KH. Masruchan, tetapi juga untuk seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Askhabul Kahfi dan komunitas pendidikan Islam yang senantiasa bergerak dalam sunyi untuk mencerdaskan kehidupan umat,” ungkap Gus Rikza dalam kesempatan tersebut.
Deretan Tokoh Inspiratif
Prof. KH. Masruchan Bisri berada dalam jajaran tokoh-tokoh penting yang turut menerima penghargaan serupa, antara lain:
• Dr. (HC). KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) – Ulama kharismatik dan budayawan nasional
• Prof. Dr. KH. Abdul Mu’ti – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Sekretaris Umum PP Muhammadiyah
• Dr. Budi Santoso – Menteri Perdagangan RI
• Dr. (HC). KH. Yahya Cholil Tsaquf – Ketua Umum PBNU
• Gubernur Jawa Tengah, dan puluhan tokoh pamomong lainnya yang telah membaktikan hidupnya untuk kebaikan umat dan bangsa.
Tokoh Pamomong: Memomong Umat, Mendidik Bangsa
“Pamomong” dalam tradisi Jawa bukan hanya berarti mengasuh, tetapi juga mendampingi dengan kasih, membimbing dengan hikmah, serta menjaga nilai-nilai luhur dalam setiap langkah kehidupan. Semangat inilah yang menjadi dasar pemilihan para tokoh oleh tim kurasi Harian Suara Merdeka, yang menilai dari rekam jejak, kontribusi sosial, serta integritas dalam memimpin dan membina masyarakat.
Selama ini, Prof. Dr. KH. Masruchan Bisri dikenal sebagai tokoh yang konsisten memadukan antara pendidikan tradisional berbasis kitab kuning dengan inovasi pendidikan modern berbasis keterampilan hidup (life skills), menjadikan Pondok Pesantren Askhabul Kahfi sebagai salah satu model pesantren pemberdayaan berbasis nilai keislaman.
Di tengah tantangan zaman, beliau tetap istiqamah mengembangkan dakwah Islam yang moderat, toleran, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Harapan dan Doa
Semoga dengan anugerah ini, kiprah Prof. Dr. KH. Masruchan Bisri semakin luas manfaatnya, semakin kuat dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan terus menginspirasi generasi muda untuk menjadi insan yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap umat.




















