Jl. Raya Cangkiran-Gunungpati, Kota Semarang 50216 +62 815-7515-7704

Program Abu Nawas: Dorong Pesantren Mandiri dan Berwawasan Sehat

Upaya meningkatkan kualitas hidup santri dan masyarakat sekitar pesantren terus digalakkan melalui program Abu Nawas (Kolaborasi Lintas Sektoral Mewujudkan Pesantren Mandiri dan Berwawasan Sehat). Program ini resmi digelar di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung semarak ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara Dinas Kesehatan Kota Semarang, Puskesmas setempat, Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, dan sejumlah instansi terkait, untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat, mandiri, serta berwawasan luas.

Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Interaktif

Selama kegiatan berlangsung, ratusan santri tampak antusias mengikuti berbagai agenda yang dikemas secara menarik. Acara dimulai dengan senam bersama di halaman pesantren yang dipimpin oleh instruktur kesehatan dari Puskesmas Mijen.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow kesehatan, menghadirkan narasumber dari kalangan medis yang membahas pentingnya gizi seimbang, pencegahan anemia, dan pola hidup bersih di lingkungan pesantren.

Para santri juga mengikuti sarapan bergizi bersama serta kegiatan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak—sebagai langkah nyata pencegahan anemia pada remaja putri. Selain itu, diselenggarakan edukasi kesehatan di setiap kelas dan cek kesehatan gratis (CKG) bagi santri dan masyarakat sekitar.

Pesantren Jadi Teladan Hidup Sehat

Pimpinan Pondok Pesantren Ashkabul Kahfi, Gus M Rikza Saputro, M.Pd. M.M, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, program Abu Nawas menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Santri kami tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga belajar bagaimana menjaga tubuh dan lingkungan agar tetap sehat. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pesantren lain,” ujarnya.

Menuju Generasi Santri Mandiri dan Berdaya

Program Abu Nawas menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Semarang untuk membangun generasi muda yang mandiri, sehat, dan berwawasan luas. Melalui pendekatan kolaboratif, pesantren diharapkan mampu menjadi pusat edukasi kesehatan berbasis keagamaan yang dapat menularkan pengaruh positif ke masyarakat luas.

Acara ditutup dengan seruan bersama yang menggema di halaman pesantren:

“Bersama mewujudkan pesantren mandiri dan berwawasan sehat!”

Dengan semangat kebersamaan lintas sektor ini, Kota Semarang optimistis dapat memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat dari lingkungan terkecil, termasuk pesantren, menuju kota yang lebih sehat, berdaya, dan mandiri.

Bagikan

Leave a Reply