Jl. Raya Cangkiran-Gunungpati, Kota Semarang 50216 +62 815-7515-7704

Askhabul Kahfi mendapat Trusted Education Quality Excellent Award 2022

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Terima kasih banyak kami ucapkan kepada semua pihak atas teraihnya penghargaan dari National Awarding Achievement Center  kategori “Trusted Education Quality Excellent Award 2022”  di Jakarta.

Semoga dengan penghargaan ini bisa mengingatkan kita semua untuk tetap terus menghayati dan mengimplementasikan kalimat : “bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.” Sehingga kemajuan teknologi yang akan dicapai mampu membawa kehidupan masyarakat yang sejahtera dalam jasmani dan tentram dalam rohani.

Bersama ini pula kami mengajak kepada semua pihak untuk merenungkan inti surat Ar Rum ayat 41 :

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ – ٤١

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah swt. menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

ال (al) dalam kalimat الفساد adalah al lil istighrokil jinsi (mencakup semua jenis) seperti kekeringan (الجرب), paceklik (القحط), banyaknya kebakaran dan banjir (كثرة الحرق والغرق), banyaknya bencana (كثرة المضار), minimnya kemanfaatan (قلّة المنافع), tingginya harga (ساد الأسعار), sedikitnya pendapatan hidup (قلّة المعاش), kurangnya barokah (نقصان البركة), dll.

Begitu pula al lil istighrokil jinsi yang terdapat dalam dua kalimatفي البرّ والبحر , Ibnu Abbas dan Mujahid berkata:

  الْبَرَُ :مَا كَانَ مِنَ الْمُدُنِ وَالْقُرَى عَلَى غَيْرِ نَهْرٍ

Yang dimaksud al-barru adalah kota-kota dan desa-desa yang tidak berada di dekat sungai

وَالْبَحْرُ : مَا كَانَ عَلَى شَطِّ نَهْرٍ

Dan al-bahru yaitu kota-kota dan desa-desa yang ada di pesisir laut.

بِما كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ) بسبب معاصيهم وذنوبهم)

Disebabkan oleh kemaksiatan-kemaksiatan dan dosa-dosa mereka.

لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا ) أي أن الله قد أفسد أسباب دنياهم ومحقها ليذيقهم وبال بعض أعمالهم وعقوبته في الدنيا قبل أن يعاقبهم بجميعها في الآخرة.

Sesungguhnya Allah swt. menjadikan sarana prasarana dunia mereka rusak, agar Allah swt. merasakan kepada mereka dampak buruk dari sebagian perbuatan mereka serta merasakan hukuman-Nya kepada mereka di dunia sebelum menghukum mereka atas keseluruhan perbuatan mereka di Akhirat.

لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ) عما هم عليه ويتوبون)

Agar mereka sadar dan kembali ke jalan yang benar serta mau bertaubat.

Sekian dan demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

وَاَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Bagikan
1 Response
  1. BUDI SETYONO /Walisantri HANYNDHITA NURIL MAULIDA

    Semoga Pondok Pesantren ASKHABUL KAHFI..Sukses Menghasilkan Generasi Santri yg Bisa Menjadi Pemimpin Negeri bahkan Pemimpin Dunia….. Aamiin.

Leave a Reply