Jl. Raya Cangkiran-Gunungpati, Kota Semarang 50216 +62 815-7515-7704

4 PERKARA YANG MEMBAWA KEBERUNTUNGAN

2. Beramal Sholeh

Amal sholeh ditinjau dari segi sifat, terbagi menjadi dua. Pertama, Jasadiyah, seperti : sholat, berpuasa, membaca sholawat, menuntut ilmu, mencari nafkah, bersedekah, berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat, dsb. Kedua, Rokhaniyah, seperti : dzikir, berfikir, berangan-angan ayat-ayat Allah, mukhasabah/instropeksi, khusnudzon, rendah hati, lembut hati, murah hati, kasih sayang, dsb.

3. Saling menasihati untuk kebenaran ( haq )

Haq ialah “اشَّئُ الثَّابِتُ الَّذِى لَا يَصِحُ اِنْكَارُهُ مِنْ اِعْتِقَادٍ اَوْعَمَلٍ”. sesuatu yang tetap yang tidak dapat diingkari  baik dari segi iktikad maupun segi perbuatan. yaitu beriman dan mengesakan Allah SWT serta menunaikan syari`at dan menjauhi larangan-Nya. Dimana haq ( kebenaran ) itu berada, di situ pula kebathilan juga berada dan hawa nafsu selalu condong kepadanya. Serta setan senantiasa membujuk agar manusia mau memilih kebathilan. Oleh karena itu agar manusia mampu menjalankan kebenaran, maka dianjurkannya untuk saling mengingatkan dan menasihati dalam haq / kebenaran.

4. Saling menasehati dengan kesabaran

Dunia adalah tempat keburukan dan kebaikan dengan berbagai macam bentuk, yang semua itu merupakan ujian dan cobaan dari Allah SWT. Firman Allah Q.S Al Anbiya` ayat 35 :

وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ

” Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan ( yang sebenar-benarnya ) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan”. Agar manusia bisa menghadapi cobaan dan ujian tersebut, untuk saling menasehati dengan kesabaran.

            Sabar secara lughoh artinya Al Khabsu ( mengekang/menahan ). Sabar terbagi menjadi 3, yaitu :

  1. Sabar terhadap taat ( terus menerus menjalankannya dan mengekang hawa nafsunya, yang selalu mengajak untuk bermalas dalam amal kebaikan ).
  2. Sabar terhadap maksiyat ( langgeng dalam meninggalkannya serta mengabaikan bujukan setan yang senantiasa akan menjerumuskannya ).
  3. Sabar terhadap musibah ( tidak mengeluh terhadap musibah yang menimpanya dan mengembalikannnya kepada Allah SWT ).
Bagikan

Leave a Reply