Harian Jawa Pos Radar Semarang memberikan penghargaan kepada Ponpes Askhabul Kahfi Semarang sebagai Modern Integrated Islamic Boarding School pada malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2019 di Hotel Patra Jasa & Convention Kota Semarang, Senin (9/9/2019) malam.

Para penerimaan penghargaan pada acara ini diantaranya: Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, Pangdam IV/Diponegoro M. Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol. Dr. Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang diwakili Kepala Diskominfo Rina Retnaningrum, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu, beberapa kepala daerah, BUMN/ BUMD, dan sejumlah perusahaan swasta.
Tidak hanya Ponpes Askhabul KAhfi semarang, pada kesempatan ini, Direktur Jawa Pos Semarang Baehaqi memberikan penghargaan kepada 43 tokoh maupun instansi atas dedikasinya berkiprah, berinovasi, menciptakan terobosan maupun program-program untuk membangun Jawa Tengah.
Dirut Jawa Pos Leak Kustia mengatakan Jawa Pos kini menjadi media yang ‘hati-hati’ yakni terus menyaring berita untuk disajikan ke masyarakat. Terbukti, Koran Jawa Pos menjadi pembaca terbesar di Indonesia.
Senada, Direktur Radar Semarang Bayhaqi mengatakan, acara tersebut merupakan ajang bersatunya semua elemen masyarakat dalam upayanya membangun daerah bersama Jawa Pos Radar Semarang.
“Kami bertanggungjawab untuk ikut mendorong masyarakat dan menjaga stabilitas daerah. Disini, kami ingin membuktikan bahwa pers tidak hanya mengkritik tapi juga bisa memberikan apresiasi kepada stakeholder yang telah membantu dan bekerjasama yang baik,” kata Bayhaqi.
Modern Integrated Islamic Boarding School
Pondok Pesantren (Ponpes) Askhabul Kahfi (Aska) yang berdiri tahun 2009 terus tumbuh berkembang hingga menjadi salah satu ponpes terkemuka di Kota Semarang. Saat ini, ponpes yang berlokasi di kawasan Polaman, Gunungpati ini memiliki 2.400 santriwan dan santriwati yang ditempatkan secara terpisah di asrama putra dan putri.

Sebagai lembaga pendidikan multikultural, Ponpes Aska mengutamakan pembentukan kepribadian dan sikap mental serta penanaman ilmu-ilmu agama Islam, dengan tujuan utama untuk membentuk generasi Islam yang berkualitas, bertakwa, berakhlak mulia, bermanfaat dan barokah. “Untuk itu kurikulum madrasah membekali para santri dengan pelajaran agama dan umum secara seimbang sehingga mampu mengikuti dinamika kehidupan dimasyarakat nasional dan internasional,” tutur Pengasuh Ponpes Askhabul Kahfi, KH Masruchan Bisri
Ponpes Aska saat ini memilki berbagai lembaga antara lain, Pesantren Salaf, Pesantren Tahfidz, Madrasah Diniyah, Lembaga Kajian Tafsir Al (LKTA), Lembaga Penyiaran dan Dakwah Islam, Lembaga Kajian Bahasa Inggris (LKBI), Madrasah Tsanawiyah Takhasus (MTs Takhassus), Madrasah Aliyah Takhasus, (MA Takhassus), Sekolah Menengah Pertama (SMP Terpadu), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Terpadu), dan Ma’had Aly (Tafsir 7 Ilmu Tafsir).
Selama satu dekade berdiri, tercatat berbagai prestasi siswa dan santri telah ditorehkan. Terakhir, catatan prestasi siswa pada tahun 2019 antara lain: juara debat OSIS SMA sederajat se-Kota Semarang, juara I IPA dan Fisika Kompetisi Sains Madrasah tingkat Kota Semarang, juara I Putra dan III Putri Kejurnas Piala Rektor Unissula Semarang, juara umum Pekan Olahraga dan Seni antar-Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) tingkat Kota Semarang, dan raihan 4 medali di Pospeda tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lebaksiu Tegal.














