Jl. Raya Cangkiran-Gunungpati, Kota Semarang 50216 +62 856-0150-5818

Tanda – tanda Hari Qiyamat dan Balasan Atas Kebaikan dan Keburukan

Tafsir Surah Az Zalzalah ayat 1 – 8

Surah Az Zalzalah ini termasuk kategori Surah Madaniyyah, terdiri atas 8 ayat, 35 kalimat, dan 149 huruf. Surah ini dinamakan Surah Az Zalzalah atau Az Zilzaal karena dimulai dengan pemberitahuan terjadinya gempa dahsyat beberapa saat sebelum hari qiyamat. Surah ini merupakan goncangan dahsyat dan peringatan keras terhadap orang – orang yang lupa akan datangnya hari qiyamat dan kehidupan di akhirat hingga menghabiskan semua waktunya untuk urusan dunia yang bersifat temporer ( sementara ).

Surah ini mengandung dua penjelasan pokok. Pertama menjelaskan terjadinya gempa dahsyat  di bumi pada waktu menjelang hari qiyamat. Semua yang berada di atas bumi akan berantakan, dan semua orang heran, bingung dan ketakutan sehingga mati serta semua yang terpendam di dalam perut bumi akan tersembur keluar. Kedua, surah ini menjelaskan tentang bangkitnya seluruh makhluq dari kubur dalam keadaan hidup kembali. dan digiring menuju ke padang mahsyar untuk dihisab dan diberi balasan atas perbuatan mereka.

Keutamaan Surah

Para Ulama` mengatakan bahwa surah ini banyak mengandung keutamaan. At Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :

 مَنْ قَرَأَ  (إِذَا زُلْزِلَتْ) عُدِلَتْ لَهُ بِنِصْفِ القُرْآنِ، وَمَنْ قَرَأَ (قُلْ يَا أَيُّهَا الكَافِرُونَ) عُدِلَتْ لَهُ بِرُبُعِ القُرْآنِ، وَمَنْ قَرَأَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) عُدِلَتْ لَهُ بِثُلُثِ القُرْآنِ

“ Barang siapa yang membaca surah Az Zalzalah, maka baginya surah itu menyamai setengah dari Al Qur`an, dan barang siapa yang membaca Surah Al Kafirun, maka baginya surah itu menyamai seperempat Al Qur`an, dan barangsiapa yang membaca Surah Al Ikhlash, maka baginya surah itu menyamai sepertiga Al Qur`an”.

Diriwayatkan dari Ali RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ قَرَأَ إِذَا زُلْزِلَتْ أَرْبَعَ مَرَّاتٍ، كَانَ كَمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ كُلَّهُ

” Barangsiapa yang membaca Surah Az Zalzalah empat kali, ia bagaikan orang – orang yang membaca seluruh Al Qur`an “.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, Annasa`i dan Ath-Thobroni dari Abdullah bin Umar, dia berkata :” Suatu ketika ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW dan berkata:

” Bacakanlah aku Al Qur`an wahai Rasulullah ! beliau menjawab, “ Bacalah surah – surah yang dimulai dengan ra`”. Lelaki tersebut menjawab,” Aku sudah tua, hatiku keras, dan lisanku tebal, beliau bersabda, kalau begitu bacalah tiga surah dari surah – surah yang dimulai dengan miim”. Lelaki tersebut menjawab dengan jawaban yang sama.

Beliau bersabda, “ Kalau begitu bacalah tiga surah – surah tasbih”, lelaki itu menjawab dengan jawaban yang sama dan berkata,” Wahai Rosulullah SAW, bacakanlah kepadaku surah yang mencakup semuanya”. Lantas beliau membaca Surah Az Zalzalah hingga ketika beliau selesai membaca, lelaki tersebut berkata, “ Demi dzat yang mengutusmu dengan kebenaran sebagai seorang nabi, aku tidak akan menambah dari membaca surah itu selamanya”, kemudian lelaki itu pergi. Lantas Rasulullah SAW bersabda:” Berbahagialah lelaki itu, berbahagialah lelaki itu”.

Sebab Turunnya Surah

Orang – orang yang tidak beriman bertanya kepada Nabi tentang datangnya hari qiyamat. Mereka berkata, “ Kapankah hari qiyamat itu ?” ( QS. Al Qiyaamah : 6 ), “ Kapan ( datangnya ) ancaman itu jika kamu orang benar ?” ( QS. Al Mulk : 25 ), “ Kapankah kemenangan itu ( datang ) ?” (QS.  As – Sajdah : 28 ).

Oleh karena itu, Allah SWT menjelaskan kepada mereka di dalam surah ini tentang tanda – tanda hari qiyamat, agar mereka mengetahui bahwa datangnya hari qiyamat itu hanya Allah yang mengetahuinya.

Bismillahirrahmannirrahiim

1. iżā zulzilatil-arḍu zilzālahā

“ Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan ( yang dahsyat )”

اِذَا زُلْزِلَتِ اَىْ حُرِكَتْ حَرَكَةً شَدِيْدَةً

yakni : bergerak dengan sangat keras ( dahsyat ). Lafadz : زِلْزَالَهَا, adalah masdar yang disandarkan kepada subyek, dan penyebutan masdar disini berfungsi sebagai penguat (لِلتَّأْكِيْد).

Makna ayat : Berguncangnya bumi saat tiba hari kiamat, guncangannya yang sangat dahsyat membuat semua yang ada di atasnya luluh lantah dan hancur berantakan, seperti pepohonan, gunung – gunung dan bangunan – bangunan. Firman Allah SWT :” Wahai manusia ! Bertaqwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) kiamat itu adalah suatu ( kejadian yang sangat besar )”. ( QS Al Hajj : 1 ). Firman Allah yang lain :” Apabila bumi diguncangkan sedahsyat – dahsyatnya”. ( QS Al Waqi`ah : 4 ).

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan, peristiwa ini terjadi pada tiupan sangkakala yang pertama (ا فِى النَّفْخَةِ الْاُولٰى ).

Leave a Reply